oleh

Pantau Titik Nol Proyek Hotmix, Ini “Warning” untuk Dinas PUPR dan Kontraktor

BENGKULU SELATAN | SERUNTING.COM Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kebupaten Bengkulu Selatan, Provinsi Bengkulu, diminta lebih tegas kepada pihak rekanan saat melaksanakan pengerjaan proyek infrastruktur di daerah itu, khususnya proyek peningkatan badan jalan (Hotmix) yang rentan persoalan teknis dan acapkali memantik masalah di lapangan.

Demikian dikatakan Nofredi Herawan, pengurus LSM Pemantau Birokrasi dan Hukum Daerah Bengkulu Selatan kepada Serunting.com, usai melaksanakan pemantauan titik nol lokasi proyek hotmix di Desa Selali, Kecamatan Pino Raya.

top

“Perencanaan pembangunan pasti sudah dilakukan secara matang. Kita semua juga ingin proses pelaksanaannya lancar agar hasilnya sesuai. Jadi, jangan sampai perencanaan yang sudah dirancang sedemikian rupa itu malah melenceng saat pelaksanaan. Mari sama-sama kita pantau dan koreksi seperlunya,” ujarnya didampingi pegiat antikorupsi Bengkulu Ikhsanudin, Selasa (16/7/2019) pagi.

Menurut Fredi, peningkatan jalan lingkungan di Selali yang dianggarkan Rp 6,7 miliar (HPS) dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tersebut, memang sudah lama didambakan masyarakat setempat. Sehingga akan menjadi prestise tersendiri bagi pemerintahan era Bupati Gusnan Mulyadi, kalau pelaksanaannya lancar dan jujur.

“ULP tentu sudah memilih perusahaan berkompeten dan kredibel untuk rekanan dalam proyek ini. Selanjutnya, Dinas PUPR harus bisa memonitor pelaksanaannya, jangan kecolongan atau justru ikut bermain saat menemukan kejanggalan,” pungkasnya sembari menunjukkan beberapa dokumen terkait.

Berdasarkan gambar perencaan proyek yang pengesahannya ditandatangani Kepala Dinas PUPR Ir Silustero, Kabid Bina Marga Nusadian Esa Putra ST dan Direktur CV Utaka Essa Konsultan (perencana) Ibnu Su’ud Sekar, sentuhan teknis pada jalan lingkungan itu berupa base B (15 cm), base B (15 cm) dan AC-BC (6 cm). Sehingga akan mengalami penambahan ketinggian 36 cm dari atas permukaan lapen.[ron4]

top

Terbaru