oleh

Mutasi Jabatan Tidak Transparan, Indikasi Tipu-Tipu?

BENGKULU SELATAN | SERUNTING.COMMutasi jabatan 231 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkulu Selatan dinilai sebagian kalangan —termasuk pihak yang dimutasi— melanggar azas transparansi publik, sehingga dicurigai sarat aksi tipu-tipu.

Pasalnya, hingga H+3 pelantikan hasil mutasi, Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKSDM) setempat masih menutupi daftar mutasi tersebut dengan dalih sesuai amanat bupati.

top

Kepala BKPSDM Minarman melalui Kepala Bidang Mutasi, Salaman mengatakan ke-231 ASN yang dimutasi tersebut adalah 227 pejabat administrator dan pengawas, ditambah empat ASN fungsional pengadaan barang dan jasa.

“Bagi kawan media atau LSM yang ingin mengetahui daftarnya, silahkan mencatat sendiri SK yang dibacakan waktu pelantikan,” ujarnya saat ditemui lima pegiat pers di ruang kerjanya, Kamis (9/1/2020) pagi.

Menurut Salman, pihaknya takkan memberikan daftar nama-nama dalam mutasi tersebut, karena ada larangan ekspos dari Bupati Gusnan Mulyadi.

“Amanat bupati, saya tidak berani,” kilahnya lagi.

Hingga Jum’at (10/1) siang, Serunting.com dan puluhan media mainstream berbasis di Bengkulu Selatan belum menemukan satu berkas pun terkait SK mutasi dimaksud.

Selain telah melanggar Undang Undang Keterbukaan Informasi Publik dan Undang Undang Pers, masyarakat pers daerah itu menilai ada sesuatu kurang beres di tubuh BKPSDM terkait mutasi yang perlu ditindaklanjuti institusi berkompeten di pusat.

“Ini tidak sehat, bisa jadi ajang tipu-tipu. Karena tenggat menunggu transparansi sudah habis, kami sepakat melapor ke pusat (selain lewat jalur pemberitaan-red) hari ini juga,” cetus salah satu pimpinan media online, Jum’at siang.

Hingga berita ini dipublish, Bupati Bengkulu Selatan dan pihak-pihak berkompeten lainnya masih dalam upaya dikonfirmasi terkait keabsahan pengakuan Kabid Mutasi tentang kerahasiaan daftar mutasi yang dinilai mengada-ada tersebut.[jun]

top

Terbaru