oleh

Lestarikan Kesenian Lokal, Ini Langkah Pemdes Muara Pulutan

BENGKULU SELATAN | SERUNTING.COM — Terpilihnya Desa Muara Pulutan sebagai juara umum lomba Tari Andun saat peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-28 Kecamatan Seginim, Jum’at (25/10/2019) lalu, bukan tanpa perjuangan sebelumnya.

Seni tari warisan turun-temurun itu sudah menjadi “kurikulum” wajib bagi pemerintah desa setempat dalam upaya membina dan melestarikan aset budaya lokal, terbukti dengan terjadwalnya latihan tari andun minimal sebulan sekali.

top

Kepala Desa (Kades) Muara Pulutan, Gunlisdi melalui Kepala Seksi Pelatanan Alimin mengatakan, latihan rutin ini termasuk salah satu program pemerintah desa dan memperoleh support anggaran, meliputi biaya latihan dan insentif lima guru kesenian.

“Tahun ini baru 200 ribu rupiah per orang (guru-red) setiap bulan, tahun depan akan diusahakan bertambah. Sekarang biaya operasional latihan (peserta-red) juga sudah ditanggung pemerintah desa, teranggarkan dalam APBDes,” urainya, Jum’at (25/10/2019) pagi.

Tahun depan, lanjut Alimin, pihaknya akan kembali menggelontorkan anggaran untuk pengadaan 25 jas seragam grup seni dendang dan zikir, serta pembelian biola.

“Hasil latihan dan pengadaan perlengkapan pendukung tadi, akan kita uji penampilannya minimal saat peringatan HUT RI. Tahun 2020 berupa lomba tabuh kelintang dan tari andun di tingkat desa. Ini juga sudah mauk dalam proyeksi anggaran dalam APBDes,” tutupnya.

Upaya pembinaan kesenian sedemikian selama beberapa tahun terakhir telah membawa nama Desa Muara Pulutan bukan hanya di level Kecamatan Seginim —juara umum lombba Tari Andun HUT kecamatan— bahkan pernah menyabet piala bergilir bupati pada HUT Kabupaten Bengkulu Selatan tahun lalu, serta juara ketiga Piala Gubernur Bengkulu.[bol]

top

Terbaru