oleh

Iuran BPJS 45 Ribu Warga Bangka Barat Ditanggung APBD

BANGKA BARAT | SERUNTING.COMMulai tahun depan, iuran BPJS masyarakat Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, akan dibebankan kepada APBD. Keputusan ini tertuang dalam pembahasan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) tahun 2020.

Demikian diutarakan Ketua DPRD Bangka Barat, Drs Samsir, usai pembahasan KUA PPAS bersama 33 OPD dan seluruh camat, di ruang sidang DPRD, Rabu (14/8/2019).

top

Pembahasan yang telah berlangsung enam hari ini, menurut Samsir telah menyepakati persoalan sosial paling penting bagi seluruh masyarakat Bangka Barat, yakni terkait peran pemerintah daerah menjamin biaya kesehatan warga.

Sebenarnya, kata Samsir, era Ustadz Zuhri dan H Sukiman mejadi bupati dan wakil bupati (2010-2015) program serupa sempat berjalan selama satu periode kepemimpinan dengan nama Jaminan Kesehatan Rakyat (Jamkesra). Namun seiring pergantian kepemimpinan, program itu dihapus dan muncullah BPJS dari pemerintah pusat.

Relatif rumit dan beratnya beban masyarakat membayar iuran BPJS Mandiri, serta banyaknya masyarakat mengadu permasalahan kesehatan kepada DPRD, maka DPRD berinisiatif memfasilitasi masyarakat melalui program Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS.

“Melalui pembahasan KUA PPAS di DPRD disepakatilah memberikan PBI BPJS untuk 45 ribu warga Bangka Barat melalui anggaran induk (APBD) dan sisanya akan kita anggarkan di anggaran perubahan (APBD-P) 2020. Kita akan jamin kesehatan semua masyarakat Bangka Barat ditanggung daerah,” pungkasnya.[ron24]

top

Terbaru