oleh

Empat Kapolsek Dimutasi, Ini Pesan Terakhir Kapolsek Seginim

BENGKULU SELATAN | SERUNTING.COM Empat Polsek jajaran Polres Bengkulu Selatan —Manna Kota, Pino, Pino Raya dan Seginim— mengalami pergantian tampuk pimpinan. Serahterima jabatan (Sertijab) berlangsung di Mapolres, Selasa (6/8/2019) pagi.

Salah satu Kapolsek yang akan dimutasi adalah AKP Thabroni B. Orang nomor satu di Mapolsek Seginim ini akan menempati jabatan baru di Mapolres Bengkulu Selatan, sementara jabatan lama akan digantikan AKP Tamsir Hasan.

top

Hari-hari menjelang akhir masa jabatannya di Polsek Seginim, Thabroni tampak tidak mau menyia-nyiakan peluang bersua dengan segenap masyarakat dua kecamatan —Seginim dan Air Nipis— dalam wilayah tugasnya.

Hampir seluruh kegiatan di desa-desa dia ikuti, sembari mengiringi Camat Seginim dan Air Nipis yang belum genap tiga pekan dilantik.

“Selama hampir tiga tahun (33 bulan-red) saya di sini, banyak kesan yang patut dikenang, terutama tentang kekompakan dan kebersamaan dengan masyarakat di desa, begitu juga keramah-tamahannya. Selain itu, tentu ada juga pesan-pesan yang akan saya titipkan kepada adik-sanak sekalian,” ungkapnya dalam sebuah musyawarah warga salah satu desa, pekan lalu.

Thabroni berpesan, karena 21 desa di Kecamatan Seginim dan 10 desa di Kecamatan Air Nipis dipastikan telah menerbitkan Peraturan Desa (Perdes) tentang Penertiban Hewan Ternak, maka sebaiknya seluruh pemerintah desa segera mengefektifkan pemberlakuannya.

Sebab, menurut dia, pemberlakuan Perdes itu akan sangat membantu aparat penegak hukum mengatasi tindak pidana pencurian ternak dan tindak main hakim sendiri oleh oknum masyarakat terhadap ternak yang merusak tanaman.

“Tapi jangan mentang-mentang ada Perdes, malah dijalankan semena-mena sampai menyakiti ternak. Kalau berlebihan (sanksi di luar ketentuan Perdes-red), bisa kena pidana, ada pasalnya (302 KUHP-red). Jadi begitu ada ternak yang merusak, laporkan saja ke pemerintah desa, supaya bisa ditindak sesuai Perdes,” tegasnya.

Thabroni berpesan, seluruh pemerintah desa mengedepankan musyawarah mufakat saat akan menentukan setiap kebijakan pembangunan, melibatkan partisipasi masyarakat dalam pelaksanaannya, serta transparan dalam penggunaan anggaran desa, baik berupa Alokasi Anggaran Desa (ADD) maupun Dana Desa (DD), agar program pembangunan lebih terarah sesuai kebutuhan prioritas masyarakat dan tidak menyimpang atau menabrak regulasi berlaku.

Lebih jauh Thabroni mempersilahkan kepada seluruh kepala desa terus memberdayakan para anggota Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) untuk turut mengawal pembangunan desa sesuai tugas pokok dan fungsinya.

Serangkaian pesan itu disampaikan Thabroni di setiap pertemuan formal dan informal di beberapa desa, terutama kurun sepekan terakhir. Selain itu, Thabroni juga menyoroti masalah pembuangan sampah yang sudah sampai pada fase merusak sistem irigasi pertanian setempat, problem kenakalan remaja dan kedisiplinan berlalu lintas, khususnya kalangan pelajar.

“Kepada bapak-ibu yang anaknya sekolah menggunakan kendaraan sendiri, suruh pakai helm, nasehati hati-hati di jalan. Ini sudah sering terjadi di daerah kita, korban umunya pelajar, seperti kecelakaan maut tadi pagi (menewaskan seorang pelajar kelas X SMAN 6 BS di Tebing Kayu Aghau-red),” imbaunya di sela musyawarah prapelaksanaan kegiatan pembangunan di gedung serbaguna Desa Muara Payang, Senin (5/8) siang.

Pantauan Serunting.com, agenda tugas lapangan pecinta olahraga berburu ini pada hari terakhir sebagai Kapolsek Seginim adalah mendampingi Bupati Bengkulu Selatan Gusnan Mulyadi MM dan Camat Seginim Mardalena SPd MSi mencari solusi kekeringan 100 hektar lebih sawah di sekitar Ataran Kulus, Desa Tanjung Menang, akibat proyek rehabilitasi saluran irigasi.[sr4]

top

Terbaru