oleh

Budiman Melejit, Bowo The Joker

BENGKULU SELATAN | SERUNTING.COMTarget responden maksimal sudah polling online Bakal Calon (Balon) Bupati Bengkulu Selatan tercapai pada Kamis (2/1/2020) sekitar pukul 14:51 WIB. Guna melanjutkan jajak pendapat secara manual, polling tahap pertama ini ditutup sementara.

Jajak pendapat dilaksanakan menggunakan metode random sampling pada 11 kecamatan se-Bengkulu Selatan, sepanjang Jum’at dan Sabtu kemarin.

top

Pada polling online yang melibatkan 2500 responden, Budiman Ismaun berada di atas angin dengan perolehan dukungan 53,3 persen, dibayang-bayangi Rio Ari Wibowo dengan 20 persen klik.

Petahana Gusnan Mulyadi dan Hartawan masing-masing memperoleh 3,7 persen, Hidayat 3 persen, Susman Hadi 2,2 persen. Dewi Sartika, Indarmen dan Marwan Iswandi masing-masing 1,5 persen. Aliman Siana, Aprizal Zupi, Bambang Susino dan Yogi Pramadani masing-masing 0,7 persen. Sementara 6,7 persen respoden menentukan pilihan kepada kandidat lain.

Berdasarkan jajak pendapat manual, nama petahana masih dominan di 48 desa dengan predikat merakyat, ringan tangan dan visioner. Sementara empati kepada Budiman Ismaun hampir merata di seluruh desa, 32 desa di antaranya memandang Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu ini sebagai figur dedikatif dan layak diberi amanah memimpin Bumi Sekundang Setungguan.

Support luar biasa ini tentu saja tidak datang serta-merta. Sepanjang 2019, Budiman telah melancarkan sosialisasi melalui beberapa media, termasuk memasang ratusan baliho di seluruh penjuru desa. Bahkan, Budiman gencar menggelar dialog dengan warga sejak enam bulan terakhir.

Bagaimana dengan Bowo? Tampilnya putra sulung mantan Bupati Bengkulu Selatan periode 2010-2015, Reskan Effendi Awaludin, ini dipandang banyak kalangan sebagai sandungan besar. Meski tergolong masih belia, bahkan ada pula kalangan elit yang meremehkan di awal kemunculannya —sekitar tiga pekan lalu— fakta di lapangan saat jajak pendapat membuktikan promotor balap dan pegiat pariwisata ini mengantongi nilai jual lumayan tinggi.

Sebagian memandang Bowo dari rekam kharismatik ayahnya sebelum dan selama satu periode menjabat bupati, tidak sedikit menilai Bowo dari kepribadiannya sendiri, serta siapa pembisik utama Bowo saat menjabat nanti.

Tercatat, sesepuh kalangan grassroot dari sedikitnya 26 desa mengaku tengah menantikan perintis Sekolah Balap ini berkunjung ke desa mereka, sebab sejak menyatakan diri mengikuti Pilkada belum pernah bersua langsung dengan konstituen.

Kalangan elit politik menilai, Bowo memiliki magnet tersendiri, bisa membalikkan situasi kalah menjadi kemenangan, sehingga perannya bisa diibaratkan “The Joker”. Dalam semua permainan kartu, Joker adalah kartu tertinggi idaman —kecuali permainan Heart tidak membutuhkan— yang dapat membawa kemenangan bagi pemegangnya. Dia adalah stuntman bagi raja yang tertawan, bisa menjadi apa saja sesuai situasi sekelilingnya.

Dalam konteks Pilkada Bengkulu Selatan, Bowo cenderung ditafsirkan sebagai pengganti Reskan. Kemana pun dia berkoalisi, sangat berbahaya bagi Budiman. Sebaliknya, mungkinkah Bowo-Budiman menjadi satu paket/pasangan calon?[im]

“A joker is a little fool who is different from everyone else. He’s not a club, diamond,heart, or spade. He’s not an eight or a nine, a king or a jack. He is an outsider. He is placed in the same pack as the other cards, but he doesn’t belong there. Therefore, he can be removed without anybody missing him,” Solitaire Mystery, Jostein Gaarder.[indri juwono]

top

Terbaru