oleh

Berselang Empat Hari, TI Ilegal di Desa Mayang Renggut Dua Nyawa Lagi

BANGKA BARAT | SERUNTING.COM Kabar tragis kembali datang dari Desa Mayang, Kecamatan Simpang Teritip, Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel). Dua pekerja tambang inkonvensional (TI) tewas tertimbun longsor material bekas galian di kawasan Tembesi, setelah empat hari sebelumnya dua pekerja bernasib sama di kawasan hutan adat Bukit Panjang.

Kecelakaan kerja ini terakhir kali menimpa dua warga Kampung Air Samak, Kecamatan Muntok, Kabupaten Bangka Barat, yakni Ashari Bin Ramlan (42) dan Rustam Bin Ciknang (35), Minggu (4/8/2019) sekitar pukul 15:00 WIB.

top

Menurut keterangan saksi, Julius Bin Ramlan (27) yang berada di TKP saat kejadian, kedua korban bekerja di tambang milik mereka berdua.

Korban berkerja hanya berdua. Saat korban berdua sedang menyemprotkan air ke tanah menggunakan selang monitor, tanah buangan di sisi belakang runtuh/longsor menimpa mereka. Keduanya tidak bisa menghindar, tertimbun material tanah dan tewas.

Baca Juga: Mayat Penambang Ilegal Ditemukan, Polisi Janji Usut Status Kepemilikan Usaha

Kapolsek Simpang Teritip, IPTU Astrian Tomi SH MH seizin Kapolres Bangka Barat AKBP Firman Andreanto SH SIK MSi menjelaskan, pihaknya langsung mendatangi lokasi musibah setelah mendengar kabar itu, mengevakuasi korban dan mengantarnya ke rumah duka.[ron24]

top

Terbaru